Jumat, 15 Oktober 2010

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi.

Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :

  1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  2. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

SIA terdiri dari 3 subsistem:

  1. Sistem pemrosesan transaksi : mendukung proses operasi bisnis harian.
  2. Sistem buku besar/ pelaporan keuangan : menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
  3. Sistem pelaporan manajemen : yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa.

Manfaat SIA

  • Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan sharing knowledge
  • Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

· Pengertian organisasi bisnis yaitu suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit)

Sumber : terdapat dalam www.en.wikipedia.org

· Contoh organisasi bisnis adalah radio. Radio disebut organisasi bisnis karena tujuan ekonominya adalah menghasilkan keuntungan melalui kegiatan penyampaian informasi dan hiburan kepada masyarakat.

Agar bisnis dapat berjalan dengan sukses maka perlu diorganisasikan. Dalam mengorganisasi suatu bisnis tentunya harus memperhatikan unsur-unsur bisnis yang ada. Unsur bisnis yang perlu mendapat perhatian pengusaha yaitu lingkungan bisnis. Lingkungan sangat besar pengaruhnya kepada efisiensi dari operasional perusahaan dan kemampuannya untuk memperoleh keuntungan, Untuk itu setiap pemilik dan pemimpin usaha harus dapat memahami keadaan lingkungannya dan dampak lingkungan tersebut terhadap usahanya.

Secara garis besar lingkungan bisnis dapat dibedakan menjadi :
  1. lingkungan pasar (market environment) : unsur-unsur dalam sistem pasar yang berpengaruh terhadap kegiatan suatu perusahaan, yang meliputi;
    Langganan
  2. lingkungan bukan pasar (nonmarket environment).

Siklus yang ada dalam perusahaan yang berkaitan dengan SIA yaitu :
  1. Siklus pendapatan adalah Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian barang dan jasa ke entitas-entitas lain dan pengumpulan pembayaran-pembayaran yang berkaitan.
  2. Siklus pengluaran adalah Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang dan jasa dari entitas-entitas lain dan pelunasan kewajiban-kewajiban yang berkaitan.
  3. Siklus produksi adalah Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumberdaya menjadi barang dan jasa.
  4. Siklus keuangan adalah Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan peroleh dan manajemen dana-dana modal, termasuk kas.

Sasaran dan Fungsi Siklus

Siklus buku besar umum dan pelaporan keuangan, menyediakan informasi untuk serangkaian laporan keuangan mengenai suatu lingkungan akunting.

Semua sistem buku besar umum harus melaksanakan :

1. Mengumpulkan data transaksi
2. Memproses arus masuk transaksi
3. Menyimpan data transaksi
4. Melakukan pengendalian akunting
5. Menyediakan laporan keuangan
6. Mengklasifikasikan dan mengkodekan data dan perkiraan transaksi

Akuntansi dan Teknologi Informasi

Komputer dan telekomunikasi yang merupakan komponen utama dalam teknologi informasi mampu mengumpulkan data, menyimpan, mengolah, dan melaporkan serta mendistribusikan informasi kepada para pemakai dengan biaya yang relatif murah, juga untuk melaksanakan bisnis perusahaan (Wilkinson, 1991)

Akuntan dan Pengembangan

A. Akuntansi Manajemen Tahap Awal

Para insinyur dan akuntan menggunakan informasi standar untuk mencapai tiga tujuan:

1. Untuk menganalisis efisiensi potensial tugas-tugas atau proses.

2. Untuk membandingkan efisiensi sesungguhnya dengan efisiensi potensial.Pelopor pemakaian sistem penganggaran fleksibel.

3. Untuk menyederhanakan penilaian persediaan produk selesai dan barang

dalam proses. Dalam penilaian ini para akuntan mulai menggunakan informasi biaya standar (Anne Loft, 1991: 28).


B. Perkembangan setelah Perang Dunia ke II

Akuntansi manajemen cenderung reaktif, baru mengidentifikasi masalah dan tindakan jika timbul penyimpangan antara rencana dan pelaksanaannya.

Akuntansi manajemen menitikberatkan pada:

a. Masalah ketersediaan kapasitas, akibatnya pengendalian manajemen terutama berorientasi kearah pemanufakturan dan administrasi internal daripada ke arah strategik dan pertimbangan lingkungan.
b. Penentuan wewenang manajemen banyak didasarkan pada pengalaman dan posisinya daripada keahlian dan kualifikasi profesionalnya.
c. Hirarki organisasi yang banyak digunakan menekankan pada hierarki lini dan peranan fungsi staf hanya bersifat sekunder.
d. Keputusan yang dibuat oleh manajemen dianggap bersifat sangat terstruktur dan formal serta tujuan dan alternatif-alternatif pembuatan keputusan dapat diidentifikasikan dengan jelas.
e. Inovasi produk dan proses produksi relatif sedikit karena produk yang ada dapat dijual dengan relatif mudah dan proses produksinya mudah dipahami.
f. Orientasi pengendalian biaya menjadi terlalu umum, dan akibatnya efisiensi relatif rendah, biaya membuat dan memasarkan tinggi.
g. Pusat perhatian akuntansi manajemen hanya untuk transaksi historis kurang prospektif perencanaan, pembuatan keputusan dan pengendalian.
h. Akuntansi manajemen hanya memusatkan pada biaya produksi dan lalai memperhatikan biaya pemasaran, pengembangan produk, dan inovasi.
i. Akuntansi manajemen cenderung reaktif kurang proaktif, sehingga gaya manajemen bersifat mekanistik tidak inovatif.
j. Banyak menggunakan model-model dan teknik-teknik pemrograman dalam pembuatan keputusan dan proses pengendalian (Supriyono, 1997:34).

Perkembangan dalam tahun 1950-an sampai dengan 1960-an didasarkan pada posisi pasar internasional yang kuat bagi negara-negara industri Barat, seperti Amerika Utara dan Inggris. Akuntansi manajemen hanya memusatkan pada biaya produksi, dan lalai memperhatikan biaya pemasaran, pengembangan produk, dan inovasi teknologi.

C. Perkembangan Tahun 1980-an dan Selanjutnya


Pada tahun-tahun tersebut banyak dilakukan riset-riset dalam bidang akuntansi manajemen, antara lain:

1. Riset akuntansi manajemen untuk menyusun model yang lebih realistik dan menginterpretasikan perilaku manajerial dan peranan sistem pengendalian.

Teori agensi menjadi lebih penting untuk meneliti konflik terhadap pengendalian, kontribusi balas jasa, dan informasi.

2. Riset akuntansi manajemen untuk menghadapi lingkungan pemanufakturan yang berubah dengan tajam, misalnya ABC dan backflush costing.

3. Riset mengenai model-model komputer untuk menghadpi ketidakpastian jangka pendek, isu-isu strategi umum dan pemasaran, serta akuntansi manajemen yang lebih proaktif dan berorientasi pada lingkungan eksternal.

4. Riset untuk memahami aspek sosial dan politik pada perusahaan dan akuntansi manajemen dan riset mengenai efektivitas akuntansi manajemen dalam sektor publik.

Dengan demikian akuntansi manajemen mengalami perkembangan pesat sekarang ini. Perkembangannya sangat dipengaruhi oleh kemajuan ilmu dari disiplin lain seperti: Teori Ekonomi, Teori Organisasi dan Perilaku, Prinsip Manajemen kemajuan teknologi dan sebagainya.

Perkembangan teknologi yang begitu pesat berpengaruh terhadap pola kegiatan industri. Adanya peningkatan otomatisasi pabrik dan kebijakan pengoperasian untuk meminimumkan persediaan mempunyai dampak pada praktikpraktik akuntansi biaya. Oleh karena itu para manajer dan para akuntan harus mempunyai pandangan ke depan, maka timbul pertanyaan mengenai kemampuan praktik-praktik akuntansi manajemen dalam lingkungan persaingan ekonomi internasional (Henke, Emerson O. dan Charlene W. Spoede, 1991: 821).

Supriyono (1997) mengatakan bahwa beberapa kritik yang timbul untuk mengevaluasi akuntansi manajemen saat ini antara lain:

1. Sistem akuntansi manajemen tradisional gagal untuk menyediakan informasi yang cocok, tepat waktu, dan terinci mengenai pelaksanaan aktivitas yang diperlukan oleh para manajer untuk mengendalikan biaya dengan lebih efisien dan efektif serta untuk meningkatkan produktivitas.
2. Akuntansi manajemen tradisional mengarahkan para manajer untuk memusatkan tindakannya pada hasil-hasil jangka pendek daripada profitabilitas jangka panjang perusahaan, karena akuntansi manajemen tradisional menekankan pada sasaran laba jangka pendek sebagaimana disajikan dalam laporan keuangan interim atau tahunan. Manufaktur Jepang (mobil dan elektronik) menguasai pasar dunia karena kesuksesan mereka dalam menekankan tujuan jangka panjang daripada laba jangka pendek.
3. Perkembangan perdagangan internasional ke arah persaingan global mengakibatkan beberapa negara, misalnya Amerika Serikat dan Inggris, yang semula sukses dalam hal pemanufakturan, berubah tidak mempunyai daya saing tinggi dalam hal harga dan kualitas dalam persaingan pasar internasional.
4. Lingkungan eksternal, misalnya praktik-praktik pemanufakturan, persaingan global, dan deregulasi peraturan pemerintah telah berubah secara signifikan.


Pengaruh Lingkungan terhadap Perkembangan Akuntansi Manajemen

Perusahaan hidup dan berkembang ditengah-tengah lingkungannya, sehingga perusahaan harus melakukan interaksi dengan lingkungan lainnya. Perusahaan sebagai suatu sistem lingkungan dipengaruhi oleh unsur-unsur yang ada disekitarnya dan dapat juga mempengaruhi lingkungan itu sendiri. Lingkungan merupakan suatu pola kondisi atau faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi terhadap kehidupan dan pengembangan perusahaan (Anthony Robert N. dan James S. Reece,1989: 823—827).

Tugas Sistem Informasi Akuntansi Bab 1-4




Jumat, 21 Mei 2010

Poltranas

POLTRANAS ( POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL )

1.Pengertian Politik,Strategi dan Poltranas.

Kata Politik berasal dari bahasa Yunani yaitu Polistaia yang terdiri dari 2 kata yaitu Polis berarti kesatuan masyarakat yang mengurus diri sendiri/berdiri sendiri sedangkan Taia berarti urusan.

Pengertian Politik dapat diartikan dalam 2 bidang,yaitu :

a. Bidang Kepentingan Umum

Politik berarti Suatu rangkaian asas/prinsip yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tertentu atau suatu keadaan yang kita kehendaki disertai jalan yang akan kita gunakan untuk mencapai keadaan yang kita inginkan.

b. Bidang Kebijaksanaan

Politik berarti Penggunaan pertimbangan tertentu yang dianggap lebih menjamin terlaksananya suatu usaha.Dalam hal ini menitik beratkan kepada beberapa hal seperti :
a.Adanya proses pertimbangan
b.Menjamin terlaksananya suatu usaha
c.Pencapaian cita-cita

Dari beberapa pengertian Politik diatas dapat kita simpulkan bahwa :
“Politik adalah Tindakan dari suatu kelompok individu mengenai suatu masalah dari masyarakat atau negara”.

Jika kita membicarakan Politk berarti kita juga membicarakan beberapa hal yang berkaitan dengan Politik itu sendiri,diantaranya :
1.Negara
Adalah Suatu organisasi dalam satu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya.
2.Kekuasaan
Adalah Kemampuan seseorang/kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang/kelompok lain sesuai dengan keinginannya.
3.Pengambilan Keputusan
Dalam mengambil suatu keputusan harus melalui sarana umum dan keputusan tersebut harus manyangkut kepentingan sektor publik dari suatu negara.
4.Kebijakan Umum
Adalah Suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.
5.Distribusi
Adalah Pembagian dan pengalokasian nilai-nilai (values) dalam masyarakat.

Strategi berasal dari bahasa Yunani yaitu Strategia yang berarti “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.Seorang tokoh bernama Karl von Clausewitz berpendapat bahwa “Strategi adalah Pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan sedangkan perang adalah kelanjutan dari politik”.Maka dapat diambil kesimpulan dari beberapa pengertian tentang Politik dan Strategi diatas bahwa :

“Politik Nasional adalah Suatu kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional.”

“Strategi Nasional adalah Cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.”

Dasar pemikiran dalam penyusunan Politik dan Strategi Nasional terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berdasarkan ideology Pancasila,UUD 1945,Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.

2.Stratifikasi Politik Nasional

Stratifikasi politik nasional dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut :

a.Tingkat penentu kebijakan puncak

Meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional dan mencakup penentuan undang-undang dasar yang dilakukan oleh MPR.
Dalam hal dan keadaan yang menyangkut kekuasaan kepala negara seperti tercantum dalam pasal 10 sampai 15 UUD 1945 yang dilakukan oleh Presiden sebagai Kepala Negara
b.Tingkat kebijakan umum
c.Tingkat penentu kebijakan khusus
d.Tingkat penentu kebijakan teknis
e.Tingkat penentu kebijakan di daerah

3.Implementasi Politik dan Strategi Nasional dalam berbagai bidang.

a.Bidang Hukum

Mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat untuk terciptanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka supremasi hukum dan tegaknya negara hukum

b.Bidang Ekonomi

Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinya struktur pasar monopolistik dan berbagai pasar distortif yang merugikan masyarakat.

c.Bidang Politik

Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada ke-Bhineka Tunggal Ika-an untuk menyelesaikan masalah –masalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara perlu upaya rekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang-undang.
Politik Luar Negeri berkaitan dengan hal melakukan perjanjian dan kerja sama internasional yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup orang banyak harus dengan persetujuan lembaga perwakilan rakyat.

d.Bidang Pertahanan dan Keamanan

Menata Tentara Nasional Indonesia (TNI) sesuai dengan paradigma baru secara konsisten melalui reposisi,redefinisi dan reaktualisasi peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai alat negara untuk melindungi,memelihara dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia terhadap ancaman dari luar dan dalam negeri dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memberikan dharma bhaktinya dalam membantu menyelenggarakan pembangunan.

Pemilihan Umum (Pemilu)

Syarat untuk menjadi Calon dalam Pemilu

Persyaratan calon independen yang mendaftar untuk menjadi kandidat dalam pemilu presiden (pilpres), pilkada gubernur (pilgub) maupun pilkada bupati (pilbup) dinilai di luar jangkauan kewajaran. Persyaratan tersebut mengharuskan kandidat mengumpulkan dukungan sebanyak 15% dari pendukungnya.

Kamis, 11 Maret 2010

Wawasan Nusantara

















Pengertian atau Definisi dari Wawasan Nusantara

Wawasan Nusantara adalah Cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka,berdaulat,bermartabat serta menjiwai tata hidup dalam mencapai tujuan perjuangan nasional.
Ada juga pengertian yang lain sebagai berikut:
Wawasan Nusantara adalah Cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat,bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat,laut dan udara diatasnya sebagai satu kesatuan Politik,Ekonomi,Sosial,Budaya dan Pertahanan Keamanan.

Wawasan Nusantara telah diterima dan disahkan sebagai konsepsi politik kewarganegaraan yang tercantum dalam dasar-dasar dibawah ini :
1.Ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1973 tanggal 22 Maret 1973.
2.TAP MPR Nomor IV/MPR/1978 tanggal 22 Maret 1978 tentang GBHN.
3.TAP MPR Nomor II/MPR/1983 tanggal 12 Maret 1983.
Ruang lingkup dan cakupan wawasan nusantara dalam TAP MPR 1983 dalam mencapai tujuan pembangunan nasional sebagai berikut :
a.Kesatuan Politik
b.Kesatuan Ekonomi
c.Kesatuan Sosial Budaya
d.Kesatuan Pertahanan dan Keamanan

Latar Belakang Wawasan Nusantara

Salah satu syarat yang harus dimiliki Negara adalah adanya wilayah kedaulatan,rakyat dan juga pemerintahn yang diakui.Konsep dasar wilayah negara kepulauan telah diletakan melalui Deklarasi Juanda 13 Desember 1957.Deklarasi tersebut memiliki nilai yang sangat strategis bagi bangsa Indonesia karena telah melahirkan konsep Wawasan Nusantara yang menyatukan wilayah Indonesia.Laut Nusantara bukan lagi sebagai pemisah akan tetapi sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang disikapi sebagai wilayah kedaulatan mutlak Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Setelah melalui perjuangan yang panjang,deklarasi ini pada tahun 1982 akhirnya dapat diterima dan ditetapkan dalam konvensi hukum laut PBB ke III tahun 1982 (United Nations Convention On The Law of The Sea / UNCLOS 1982).Selanjutnya deklarasi ini dipertegas kembali dengan UU Nomor 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS 1982 bahwa Indonesia adalah negara kepulauan.
Unsur-unsur dasar wawasan nusantara adalah wadah(organisasi),isi dan tata laku.Dari wadah dan isi wawasan nusantara itu tampak adanya bidang-bidang usaha untuk mencapai kesatuan dan keserasian,yaitu dalam bidang-bidang berikut ini :
1.Satu kesatuan wilayah
2.Satu kesatuan bangsa
3.Satu kesatuan budaya
4.Satu kesatuan ekonomi
5.Satu kesatuan hankam (pertahanan dan keamanan)
Jelaslah bahwa disini wawasan nusantara pengejawantahan falsafah Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah negara Republik Indonesia.Kelengkapan dan keutuhan pelaksanaan wawasan nusantara akan terwujud dalam terselenggaranya ketahanan nasional Indonesia yang senantiasa harus ditingkatkan sesuai dengan tuntutan zaman.Ketahanan nasional itu akan meningkat jika ada pembangunan yang meningkat,dalam koridor wawasan nusantara.


Letak Indonesia

a.Astronomis

Letak suatu tempat terhadap garis lintang dan garis bujur,Indonesia terletak diantara 95 derajat BT - 141 derajat BT dan diantara 6 derajat LU - 11 derajat LS mengakibatkan Indonesia beriklim tropis,sering terjadi hujan zenit,perbedaan waktu siang dan malam tidak terlalu besar,Indonesia bebas dari angin topan,karena curah hujan yang tinggi Indonesia memiliki tanah yang subur,hutan tropis dan beranekaragam tumbuhan.

b.Geologis

Indonesia terletak pada pertemuan dua deretan pegunungan muda dunia yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania serta merupakan tempat pertemuan antara 3 lempeng litosfer,yaitu Lempeng Asia yang relatif stabil,Lempeng Indo-Australia yang meliputi dasar Samudera Hindia yang bergerak ke utara,Lempeng dasar Samudera Pasifik yang bergerak ke arah Barat Daya.

c.Sosial Ekonomis

Indonesia terletak diantara Asia dan Australia yang merupakan pusat lalu lintas perdagangan,negara-negara tetangga banyak yang membutuhkan hasil pertanian dan pertambangan Indonesia seperti emas,perak,tembaga,besi,bauksit,mangan,nikel dan lain-lain;menjadikan Indonesia pusat pasaran dunia yang besar dan negara-negara industri yang menanamkan modalnya di Indonesia.

Batas Teritorial Indonesia

Laut Teritorial adalah wilayah laut dengan batas 12 mil dari titik ujung terluar pulau-pulau Indonesia pada saat pasang surut ke arah laut.

Batas Landas Kontinen adalah kelanjutan garis batas dari daratan suatu benua yang terendam sampai kedalaman 200m dibawah permukaan air laut.

Batas Zona Eksklusif Ekonomi (ZEE) adalah wilayah laut Indonesia selebar 200 mil yang diukur dari garis pangkal laut wilayah Indonesia.Apabila ZEE suatu negara berhimpitan dengan ZEE negara lain maka penetapannya didasarkan kesepakatan antara kedua negara tersebut.Dengan adanya perundingan maka pembagian luas wilayah laut akan adil.Sebab dalam batas ZEE suatu negara berhak melakukan eksploitasi,eksplorasi,pengolahan,dan pelestarian sumber kekayaan alam yang berada didalamnya,baik didasar laut maupun air laut diatasnya.

Konvensi Geneva 1944

Menurut Konvensi Geneva tahun 1944 bahwa setiap negara memiliki kedaulatan yang lengkap dan eksklusif terhadap ruang udara diatas wilayahnya dan tidak dikenal adanya Hak Lintas Damai.Akan tetapi hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang dialami oleh sebagian wilayah udara kedaulatan Republik Indonesia yang berstatus sebagai wilayah yang Indonesia sendiri tidak memiliki kedaulatan yang lengkap dan eksklusif yaitu wilayah udara yang berada dibawah pengaturan Fligth Information Region (FIR) Singapura.Padahal seluruh kolom udara telah dibagi habis dalam pengorganisasian pengaturan lalu lintas udara bagi negara-negara anggota International Civil Aviation Organization yang telah diatur dalam Civil Air Safety Regulation (CASR).Terbuktilah bahwa hal tersebut benar-benar menyimpang dari Konvensi Geneva dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut untuk menjaga harkat dan martabat Bangsa Indonesia dan tidak hanya sebagai tanggung jawab TNI AU saja tetapi tanggung jawab seluruh komponen bangsa Indonesia.

Perjanjian atau Perundingan Garis Batas Negara Indonesia dengan Negara Tetangga

1.Perjanjian NKRI dengan Malaysia

a.Penetapan garis batas landas kontinen kedua negara di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan
b.Ditanda tangani tanggal 27 Oktober 1969
c.Berlaku mulai 7 November 1969

2.Perjanjian NKRI dengan Thailand

a.Penetapan garis batas landas kontinen kedua negara di Selat Malaka dan Laut Andaman
b.Ditandatangani tanggal 17 Desember 1971
c.Berlaku mulai tanggal 7 April 1972

3.Perjanjian NKRI dengan Malaysia dan Thailand

a.Penetapan garis batas landas kontinen bagian utara
b.Ditandatangani tanggal 21 Desember 1971
c.Berlaku mulai tanggal 16 Juli 1973

4.Perjanjian NKRI dengan Australia

a.Penetapan atas batas dasar laut di Laut Arafuru,didepan pantai selatan Pulau Papua/Irian serta didepan pantai utara Papua/Irian
b.Ditandatangani tanggal 18 Mei 1971
c.Berlaku mulai tanggal 19 November 1973

5.Perjanjian NKRI dengan Australia (tambahan perjanjian sebelumnya)

a.Penetapan atas batas dasar laut di daerah wilayah Laut Timor dan Laut Arafuru
b.Ditandatangani tanggal 18 November 1971
c.Berlaku mulai tanggal 9 Oktober 1972

6.Perjanjian NKRI dengan India

a.Penetapan garis batas landas kontinen kedua negara diwilayah Sumatera / Sumatera dengan Kepulauan Nikobar(Nicobar)
b.Ditandatangani tanggal 8 Agustus 1974
c.Berlaku mulai tanggal 8 Agustus 1974

Note : Data tahun 80an dari Buku Lama

Kekayaan Alam Indonesia

Indonesia merupakan salah satu dari tujuh negara mega biodiversitas yang dikenal sebagai pusat konsentrasi keanekaragaman hayati dunia.Kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia sekitar 6000 spesies flora dan fauna yang dimanfaatkan sehari-hari untuk pangan,obat-obatan,kosmetik,pewarna dan lain-lain.Keanekaragaman ekosistem alam sekitar 47 tipe sedangkan keanekaragaman genetik samapai saat ini belum diketahui.

Keanekaragaman spesies Indonesia tercatat sebagai berikut :

1.Mamalia (436 spesies / 51% endemik)
2.Kupu-kupu (121 spesies / 44% endemik)
3.Palem (477 spesies / 47% endemik)
4.Reptil (512 spesies / 29% endemik)
5.Burung (1.519 spesies / 28% endemik)
6.Amphibi (270 spesies / 37% endemik)
7.Tumbuhan berbunga (29.375 spesies / 59% endemik)

Didarat Indonesia memiliki kekayaan alam seperti tanah yang luas,subur dan gembur sehingga cocok untuk ditanami berbagai macam jenis tanaman,karena itu Indonesia disebut sebagai Negara Agraris karena kebanyakan penduduknya bercocok tanam.

Diudara Indenesia memiliki kekayaan alam seperti udara yang bersih karena masih banyak terdapat hutan yang luas sehingga dapat dijadikan Paru-paru Duniadan juga pegunungan yang terhampar luas dan menjulang tinggi ke angkasa.Diudara Indonesia pula terdapat berbagai macam jenis burung,baik kecil maupun besar.

Taman Nasional disamping memiliki daratan berupa hutan,pantai,savana,rawa,juga memiliki perairan dengan kehidupan laut seperti karang,ikan ,moluska,biota laut,mangrove dan lain-lain;yaitu Taman Nasional Ujung Kulon,Bali Barat dan Komodo.Sedangkan Taman Nasional yang hampir seluruhnya berupa perairan dengan kehidupan lautnya yaitu Taman Nasional Kepulauan Seribu,KarimunJawa,Taka Bonerate,Wakatobi,Bunaken,dan Teluk Cendrawasih.


Untuk menjaga kelestarian kehidupan bawah laut Indonesia kita sebagai bangsa harus melaksanakan hal-hal seperti dibawah ini :

1.Menjaga air laut agar tetap bersih dengan cara melarang pembuangan sampah dan limbah dilaut.
2.Adanya perlindungan terhadap hewan tertentu yang hidup dilaut agar tidak menjadi punah.
3.Pelarangan menggunakan bahan peledak,bahan racun dan aliran listrik saat menangkap ikan.
4.Pelarangan menggunakan jaring kecil saat menangkap ikan sebab dengan menggunakan alat tersebut ikan yang masih kecil akan ikut terjaring.
5.Adanya pelarangan merusak terumbu karang.
6.Menanam pohon bakau disepanjang pantai.
7.Adanya larangan mengambil karang laut dalam jumlah besar.
8.Apabila melihat sampah berserakan dan bila memungkinkan ambil dan buang ditempat sampah...itu baru menjadi warga negara yang baik dan ikut menjaga kelestarian laut Indonesia...

Kebijakan Pemerintah

1.Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional,dimana perhatian terhadap penyelesaian batas wilayah NKRI dan Pembangunan wilayah perbatasan mendapat prioritas tinggi.(Kebijakan dan Strategi Penataan dan Pemeliharaan Batas Wilayah NKRI dan Pulau-Pulau Kecil Terluar-Kementerian Koordinator bidang Polhukam)

Sumber tulisan ini dari berbagai tulisan yang ada di internet (Google) tapi penulis mohon maaf karena lupa mencantumkan nama-nama sumber tersebut...Tanpa mengurangi rasa hormat kepada sumber-sumber tersebut...Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sumber-sumber tersebut dan mohon maaf atas kekhilafan penulis...Terima kasih...

Jumat, 26 Februari 2010

Warga Negara

Agus Setyo Nugroho
30108115
2db21

Warga Negara.

Warga adalah Setiap orang yang menempati suatu wilayah tertentu atau biasa juga disebut dengan Penduduk.
Negara adalah Satu kesatuan yang terikat dalam satu wilayah hukum.
Jadi Warga Negara adalah Sekelompok orang yang menempati suatu wilayah yang terikat dalam satu kesatuan hukum.
Setiap arti dari warga negara dapat diartikan secara luas dan berbeda tergantung setiap hasil pemikiran seseorang tetapi intinya tidak jauh berbeda dari yang dipaparkan oleh penulis tadi diatas.
Bicara tentang warga negara pasti tidak pernah lepas dari masalah Hak dan Kewajiban.Dan tentunya kita sebagai warga negara yang baik pasti memiliki Hak dan Kewajiban sebagai warga negara yang sama tanpa memandang derajat,pangkat,jabatan atau golongan seseorang apalagi negara kita adalah negara hukum.

Oke...kita masuk ke dalam masalah yang pertama,yaitu Hak,...Hak adalah Sesuatu yang harus dimiliki atau didapat oleh seseorang dan Hak kita sebagai warga negara adalah sebagai berikut:

1.Hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak dari pemerintah.
2.Hak yang sama dimata hukum.
3.Hak untuk mengemukakan pendapat
4.Hak untuk memeluk agama atau kepercayaan.
5.Hak untuk berorganisasi dan berpolitik.
dan masih banyak lagi hak kita sebagai warga negara yang telah diatur dalam Undang-Undang yang mungkin tidak dapat ditulis atau dijabarkan disini oleh penulis.

Sekarang akan kita bahas masalah Kewajiban....Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dikerjakan atau dilaksanakan oleh seseorang.Nah...kewajiban kita sebagai warga negara adalah sebagai berikut :

1.Taat dan patuh terhadap Undang-Undang dan hukum yang berlaku di negara ini.
2.Menjunjung tinggi harkat dan martabat negara.
3.Membela negara.
4.Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia
5.Membayar pajak
6.Ikut menyukseskan pembangunan

Dan seperti yang diatas...kewajiban kitapun sebagai warga negara masih banyak lagi yang mungkin tidak bisa dibahas oleh penulis di blog ini....
Mungkin lain waktu penulis akan memperbaiki tulisan ini...
Sekian dan terima kasih....terakhir,,,tulisan ini adalah asli hasil pemikiran penulis tidak ada unsur plagiatisme...

See u...

Kamis, 03 Desember 2009

Proses Bisnis Sistem Informasi Perusahaan Jasa

Latar Belakang Masalah

Perusahaan Jasa adalah Sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan jasa,baik itu jasa pengangkutan,jasa pengiriman,jasa penyimpanan dan lain sebagainya.Tugas pokok dari sebuah perusahaan jasa adalah mencari kustomer sebanyak-banyaknya dan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap kustomer agar mereka merasa terlayani dan puas atas kinerja kita dan untuk menjaga agar kustomer kita tidak pindah ke perusahaan lainnya yang menjadi pesaing kita.Dalam dunia bisnis persaingan sangatlah berat dan ketat apalagi dizaman sekarang yang serba susah,jadi kita harus pandai-pandai menjaga nama baik dan reputasi agar tidak jatuh.Pada hal ini kita akan sedikit membahas tentang perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyimpanan dokumen atau arsip,disini juga akan dibahas bagaimana caranya agar kustomer merasa puas dengan kinerja perusahaan kita? Serta bagaimana sistem informasinya dalam menangani dokumen yang jumlahnya sangat banyak dari berbagai perusahaan?

Pembahasan

Perusahaan ini berdiri sejak beberapa puluh tahun yang lalu.Si pemilik perusahaan paham akan pasar bisnis saat itu dimana beberapa perusahaan minyak kewalahan untuk menampung dokumennya yang begitu banyak.Ya....kita akan membahas perusahaan jasa penyimpanan dokumen atau arsip perusahaan minyak yang ada di Indonesia,baik itu perusahaan milik negara atau milik swasta.Dokumen yang disimpan banyak jenisnya,baik itu berupa tanah,batu,cairan dari hasil pemboran,tape yang berisi tentang sumur pemboran,report hasil kerja lapangan dan lain sebagainya.Cukup banyak perusahaan minyak yang mempercayakan dokumennya untuk disimpan pada perusahaan ini,bisa melalui tender,lobby dari para pengusaha dan lain sebagainya.

Prinsip dan cara kerja perusahaan ini adalah sebagai berikut :

1. Menerima dokumen perusahaan minyak yang akan disimpan disini
2. Merawat dan menjaga dokumen tersebut agar tidak rusak
3. Menjaga rahasia isi dari dokumen tersebut agar tidak diketahui oleh perusahaan lain
4. Menyimpannya di tempat yang sesuai dan layak (storage khusus)
5. Mengupdate data tersebut,apabila ada tambahan dari data tersebut,data yang dipinjam atau sedang digunakan dan lain sebagainya.
6. Membuat invoice untuk perusahaan yang datanya disimpan.
7. Dan masih banyak lagi yang lainnya.


Untuk mengupdate data apabila ada tambahan bisa dengan cara manual atau komputerisasi,pada bagian ini kita hanya akan membahas tentang sistem informasinya.

Cara kerjanya sebagai berikut :
1. Data kita input ke dalam komputer (terlebih dahulu catat secara manual pada storagenya masing-masing)
2. Data kita simpan secara rapi sehingga memudahkan kita saat ingin dibutuhkan untuk dipinjam oleh sipemilik dokumen.
3. Kita juga harus merawat data tersebut agar pada saat dipinjam terlihat seperti pertama kali disimpan.
4. Kita harus siap setiap saat jika harus ada penambahan data,perubahan data begitu pula saat data tersebut ingin dipinjam oleh sang pemillik,kita harus cepat untuk menyediakannya agar kustomer merasa terlayani dan puas terhadap kinerja kita.

Kiat-kiat perusahaan agar kustomer tidak pindah ke perusahaan lain :
1. Fokus terhadap pekerjaan
2. Siapkan SDM yang profesional
3. Kustomer adalah raja jadi kita harus melayani sebaik mungkin
4. Menjaga nama baik perusahaan
5. Mempunyai visi dan misi yang jelas
6. Persaingan menjadi modal yang sangat berharga untuk terus maju dan berkembang